ATAMBUA |BELUPOS.Com)— Semilir angin perbatasan sore itu membawa pesan baru dari lantai I Kantor Bupati Belu. Di ruang yang dipenuhi semangat perubahan, Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, membuka kegiatan Sosialisasi Aksi Perubahan Kinerja Organisasi Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan XVII Tahun 2025.
Dengan nada penuh keyakinan, Vicente mengajak seluruh jajaran birokrasi untuk menapaki jejak inovasi. Baginya, tata kelola pemerintahan di Belu tidak boleh berjalan di tempat, apalagi di wilayah yang menyandang status strategis sebagai garda terdepan negara.
“Belu memiliki posisi yang sangat strategis karena berbatasan langsung dengan Negara Demokratik Timor Leste sepanjang 124 kilometer. Kondisi ini menempatkan Belu sebagai beranda depan NKRI, yang memiliki nilai geopolitik, ekonomi, dan sosial budaya yang tinggi,” ucapnya tegas, seraya menatap para peserta yang hadir.
Inovasi digital yang diperkenalkan—SIBATAS dan SIASAT—bukan sekadar jargon teknologi. Vicente menyebut, kedua sistem ini lahir dari kebutuhan nyata untuk memperkuat tata kelola, menghadirkan data valid, dan mengurangi sekat-sekat birokrasi yang sering menghambat langkah pembangunan.
“Inovasi ini adalah jalan terang. Ia meningkatkan akuntabilitas, menyediakan basis data yang terpercaya, mempercepat kerja organisasi, mendukung sasaran pembangunan RPJMD 2025–2030, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kedaulatan NKRI dan kesejahteraan masyarakat,” tutur Vicente dalam nada optimistis.
Lebih jauh, ia menegaskan peran Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Belu sebagai pilar penting dalam mengawal pembangunan kawasan perbatasan. Menurutnya, tanpa pengelolaan yang terukur dan terencana, Belu bisa saja menjadi halaman belakang; padahal hakikatnya, ia adalah pintu depan negeri.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Belu, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah merancang dan melaksanakan inovasi ini. Semoga langkah baik ini memberi dampak nyata bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Belu, para mentor Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan XVII, Kepala BPPD, pimpinan OPD terkait, hingga para operator dan peserta sosialisasi.
Di penghujung acara, suasana meninggalkan kesan: Belu tak hanya berbatasan, tapi juga berbenah—menyongsong masa depan dengan keberanian berinovasi.















