banner 728x250

Beras dan Minyak Mengalir dari Dolog Atambua: 25.522 Warga Belu Terima Bantuan Pangan Februari–Maret

ATAMBUA | BELUPOS.Com — Di tengah denyut kehidupan warga perbatasan yang berjalan sederhana namun penuh keteguhan, bantuan pangan kembali mengalir ke rumah-rumah warga Kabupaten Belu. Karung beras dan botol minyak goreng itu bukan sekadar komoditas dapur, tetapi juga simbol perhatian negara kepada warganya.

Perum Bulog melalui Dolog Atambua telah menyalurkan bantuan pangan untuk alokasi Februari dan Maret 2026 kepada 25.522 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kepala Dolog Atambua, Yermi R. F. Djami, memastikan bahwa penyaluran tersebut telah dilakukan sesuai alokasi yang ditetapkan pemerintah.

╔════════════════════════════════╗
“Penyaluran bantuan pangan untuk Kabupaten Belu
dengan alokasi Februari dan Maret bagi 25.522
penerima bantuan pangan sudah dilakukan,”

kata Kepala Dolog Atambua, Yermi R. F. Djami,
kepada Belu Pos, Jumat (6/3/2026).
╚════════════════════════════════╝

Ia menjelaskan, setiap Penerima Bantuan Pangan menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng setiap bulan. Karena alokasi yang disalurkan mencakup dua bulan sekaligus, maka jumlah yang diterima masyarakat menjadi dua kali lipat.

╔════════════════════════════════╗
“Setiap PBP menerima 10 kilogram beras dan
2 liter minyak goreng per bulan. Karena alokasinya
dua bulan, maka masing-masing penerima memperoleh
20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,”

jelas Yermi.
╚════════════════════════════════╝

Bantuan pangan seperti ini menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan, khususnya bagi warga yang membutuhkan. Di wilayah perbatasan seperti Belu—yang berbatasan langsung dengan Timor Leste—program ini bukan sekadar distribusi logistik, tetapi juga bentuk kehadiran negara dalam memastikan dapur warga tetap menyala.

Lebih dari sekadar angka statistik dan jumlah karung beras, bantuan ini menyentuh ruang paling sederhana dalam kehidupan: dapur keluarga. Dan dari dapur-dapur itulah, harapan kecil warga perbatasan terus dijaga agar tetap hangat menyala.

banner 325x300
Penulis: L24Editor: Agustinus Bobe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *