banner 728x250

Atambua Dibidik Jadi Kota Internasional Perbatasan, Bupati Belu Bentangkan Desain Besar Bersama UGM

Atambua 

 

 

ATAMBUA | BELUPOS.COM — Pemerintah Kabupaten Belu mulai membentangkan arah baru pembangunan Kota Atambua. Tidak lagi sekadar kota administratif di tapal batas, tetapi dirancang menjadi kota internasional perbatasan yang representatif sebagai beranda Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Langkah itu ditandai dengan pembukaan Focus Group Discussion (FGD) Perencanaan Masterplan Pengembangan Kawasan Perkotaan Atambua oleh Bupati Belu, Wilybrodus Lay, S.H Selasa (03/03/2026) di Aula Gedung Wanita Betelalenok.

FGD menghadirkan tim perencana dari (UGM) yang akan mendampingi penyusunan desain besar pengembangan kota yang berbatasan langsung dengan Timor Leste tersebut.

╔════════════════════════════════════╗
“Kita ingin Atambua tidak lagi menjadi kota biasa.
Kita harus desain dari sekarang supaya menjadi
kota internasional perbatasan yang membanggakan
sebagai beranda NKRI.”

╚════════════════════════════════════╝

Ring Road dan Disiplin Tata Ruang

Dalam paparannya, Bupati Willy Lay menekankan pentingnya pembangunan jalan lingkar luar (ring road) sebagai instrumen pengendali tata ruang dan pertumbuhan permukiman.

╔════════════════════════════════════╗
“Ring road itu bukan sekadar jalan.
Itu untuk mengatur tata kota supaya masyarakat
tidak membangun rumah sembarangan
dan kota kita tertata dengan baik.”

╚════════════════════════════════════╝

Ia menilai, perencanaan kota harus dilakukan secara sistematis agar Atambua tumbuh dengan struktur yang jelas, rapi, dan berkelanjutan.

Taman Kota sebagai Identitas

Selain infrastruktur jalan, ruang terbuka hijau menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah bahkan telah merelokasi sejumlah kantor seperti PU dan PDAM untuk menghadirkan taman kota yang representatif.

Menurut Bupati, taman kota merupakan identitas utama kota modern dan menjadi ruang publik yang membangun citra positif daerah.

Dorong Sport Tourism dan Kota Festival

Potensi maritim Selat Ombai juga masuk dalam desain besar pembangunan. Bupati Willy Lay menyebut lintasan ikan marlin, tuna, dan cakalang sebagai peluang strategis untuk pengembangan sport tourism.

╔════════════════════════════════════╗
“Kalau dikelola dengan baik, Atambua bisa dikenal
sebagai kota festival dan sport tourism.”

╚════════════════════════════════════╝

Ia mengingat kembali antusiasme peserta saat penyelenggaraan fishing tournament sebelumnya, yang dinilai mampu mendongkrak citra daerah.

Konektivitas Udara dan Laut

Dari sisi konektivitas, dinilai sangat strategis. Bupati berharap ke depan bandara tersebut mampu melayani pesawat berbadan besar.

Sementara itu, dan disebut sebagai simpul penting perdagangan Indonesia–Timor Leste yang nilainya mencapai sekitar Rp700–800 miliar per tahun.

Bahkan, peluang hadirnya aktivitas Blok Migas Masela juga disinggung sebagai momentum yang harus diantisipasi, dengan menyiapkan Belu sebagai kota logistik pendukung.

UGM Siap Rumuskan Desain Komprehensif

Ketua Tim Perencana UGM, Dr. Ir. Arif Kusumawanto, MT, IAI, IPU, menjelaskan bahwa metode diskusi dibagi ke dalam empat kelompok tematik: arsitektur kota, pengembangan wilayah, pengembangan ekonomi wilayah, dan sosial budaya.

╔════════════════════════════════════╗
“Kami ingin semua ide yang muncul benar-benar orisinal.
Nanti akan kami analisis untuk merumuskan
desain terbaik bagi Kota Atambua.”

╚════════════════════════════════════╝

FGD ini dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Belu, staf khusus bupati, pimpinan OPD, instansi vertikal, BUMN/BUMD, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, hingga pelaku usaha.

Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Belu berharap masterplan yang disusun benar-benar visioner, terintegrasi, dan mampu menjawab tantangan masa depan.

Atambua kini tidak lagi sekadar titik di peta perbatasan. Ia sedang diproyeksikan menjadi wajah Indonesia yang tertata, modern, dan berdaya saing di gerbang timur Nusantara.

banner 325x300
Penulis: Redaksi BeluposEditor: Agustinus Bobe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *