ATAMBUA |BELUPOS.Com, — Udara pagi Atambua masih menyimpan embun ketika gema takbir mulai memecah langit perbatasan, Rabu (27/05/2026). Di antara langkah ribuan umat Muslim yang berjalan menuju lapangan umum Simpang Lima Atambua dan sejumlah masjid di Kabupaten Belu, tampak barisan aparat berdiri tenang, mengawal setiap detik ibadah dengan penuh kewaspadaan dan ketulusan.
Hari itu, bukan hanya tentang pengamanan. Ia menjadi potret indah tentang sinergi, tentang negara yang hadir menjaga keteduhan umat saat bersujud kepada Tuhan dalam pelaksanaan Sholat Iduladha 1447 Hijriah.
Personel bersama TNI, Subden POM Atambua, hingga Brimob Kompi 1 Yon A Pelopor Belu terlihat menyatu dalam pengamanan di sejumlah titik pelaksanaan Sholat Iduladha. Pengamanan dilakukan di pelataran Mall Pelayanan Publik samping Lapangan Umum Simpang Lima Atambua, di Kecamatan Tasifeto Barat, serta di Kecamatan Kakuluk Mesak.
Sejak pukul 05.30 WITA, aparat telah bersiaga di ruas-ruas jalan sekitar lokasi ibadah. Mereka mengatur arus lalu lintas, membantu parkiran kendaraan, sekaligus memastikan ribuan jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman hingga sholat selesai sekitar pukul 07.30 WITA.
Di lapangan umum Atambua, sekitar seribu umat Muslim larut dalam kekhusyukan. Bertindak selaku imam yakni Ustadz Rizalul Ghima, Lc, sementara khutbah Iduladha disampaikan Ustadz Adam Hairul, S.Ag, dengan Bilal Utama Ustadz Ahmad Muqowim, S.H.
Di balik pengamanan yang berlangsung humanis itu, aparat tampak berdiri siaga di pintu-pintu masuk lapangan dan masjid. Mereka tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjaga rasa damai agar ibadah berlangsung tanpa gangguan sedikit pun.
╔════════════════════════════════╗
❝ “Seperti sholat Idul Fitri 1447 H, pengamanan kali ini dilaksanakan di lapangan umum Atambua dan dua masjid lainnya masing-masing berada di Masjid Al Ikhlas Halilulik wilayah hukum Polsek Tasifeto Barat dan Masjid Al Huda Atapupu wilayah hukum Polsek Kakuluk Mesak,” jelas Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.I.K., S.H.
╚════════════════════════════════╝
Kapolres Belu menegaskan, pengamanan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan umat Islam saat menjalankan ibadah hari raya.
╔════════════════════════════════╗
❝ “Setiap masjid diisi personel Polsek yang juga didukung rekan-rekan dari Koramil dan Pol Airud. Puji Tuhan, pelaksanaan Sholat Ied hari ini berjalan dengan aman dan nyaman. Arus lalu lintas juga lancar dan terkendali. Selepas sholat, rekan-rekan Muslim berbaur dengan masyarakat melakukan prosesi penyembelihan hewan qurban baik sapi maupun kambing yang dilaksanakan di masjid-masjid maupun lokasi lain yang sudah ditentukan,” pungkas AKBP I Gede Eka Putra Astawa.
╚════════════════════════════════╝
Momentum ini sekaligus memperlihatkan wajah toleransi dan kebersamaan di wilayah perbatasan Kabupaten Belu. Kehadiran aparat keamanan bukan semata menjalankan tugas formal negara, tetapi menjadi simbol bahwa harmoni sosial hanya bisa tumbuh ketika keamanan dijaga dengan hati, bukan sekadar dengan seragam dan kewenangan.
Di tengah gema takbir dan langkah warga yang saling bersalaman selepas ibadah, pagi Iduladha di Belu menghadirkan satu pesan sederhana namun mendalam: ketika negara dan rakyat berdiri dalam irama yang sama, maka kedamaian bukan hanya terasa—tetapi benar-benar hidup di tengah masyarakat.















