banner 728x250

Pemkab Belu–Pascasarjana UNAIR Teken MoA, Dorong Penguatan SDM dan Pengembangan Peternakan Daerah

SURABAYA,[BELUPOS.COM] — Pemerintah Kabupaten Belu secara resmi menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation of Agreement dengan Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR) dalam kegiatan Peace Vaganza yang berlangsung di Hall Sriwijaya, Lantai 5 Gedung Assec Tower Universitas Airlangga, Jalan Airlangga, Surabaya, Rabu (04/02/2026).

Kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam mendukung program prioritas nasional, salah satunya program Presiden Republik Indonesia terkait pemberian susu bagi anak sekolah, sekaligus memperkuat sumber daya manusia dan pengembangan potensi daerah Kabupaten Belu, khususnya di sektor peternakan.

Bupati Belu Willybrodus Lay, SH, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa Kabupaten Belu memiliki sejarah panjang sebagai daerah penghasil ternak, terutama pada era 1970–1980-an, ketika Belu menjadi salah satu daerah penyuplai ternak ke Jakarta. Namun seiring waktu, populasi ternak di Belu mengalami penurunan yang cukup signifikan.

“Presiden kita memiliki program Asta Cita, salah satunya pemberian susu bagi anak sekolah. Ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi kami di Belu untuk kembali membangkitkan sektor peternakan,”
kata Bupati Belu Willybrodus Lay.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Belu telah memulai program penyediaan pakan ternak melalui penanaman rumput pakan seluas kurang lebih 100 hektare di kawasan Sonis Laloran, yang merupakan tanah milik Pemerintah Kabupaten Belu dan dijadikan sebagai pilot project. Program tersebut dilaksanakan secara gotong royong bersama seluruh ASN.

“Pakan ternak sudah kami siapkan, silase sudah jadi. Target kami sekitar Juni–Juli pakan sudah tersedia dan sapi perah dapat didatangkan dari Jawa Timur untuk dikembangkan di NTT. Yang kami butuhkan saat ini adalah peningkatan skill dan kapasitas peternak,”
ujarnya.

Selain sektor peternakan, Bupati Belu juga menyinggung komitmen pemerintah daerah di bidang pendidikan. Saat ini, sebanyak 148 anak asal Kabupaten Belu difasilitasi untuk menempuh pendidikan di Universitas Budi Utomo sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi masa depan daerah.

“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menyiapkan sumber daya manusia Belu ke depan,”
ujar Bupati Belu.

Bupati Willy Lay berharap kerja sama dengan Pascasarjana UNAIR tidak berhenti pada penandatanganan MoA, tetapi dapat melahirkan program dan gagasan berkelanjutan yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.

Sementara itu, Direktur Sekolah Pascasarjana UNAIR, Dr. Achmad Chusnu Romdhoni, menyampaikan kesiapan Universitas Airlangga untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Belu pasca penandatanganan kerja sama tersebut.

“Kerja sama ini telah berjalan dalam bentuk riset bersama dan sangat terbuka untuk dikembangkan dengan melibatkan dinas-dinas lain di Kabupaten Belu,”
jelasnya.

Sekolah Pascasarjana UNAIR memiliki 7 program studi S2 dan 2 program studi S3, di antaranya Pengembangan Sumber Daya Manusia, Sains Hukum Pembangunan, Imunologi, Forensik, Kesehatan, Kebencanaan, serta Program PSDM KIK. Potensi akademik tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan Kabupaten Belu di berbagai sektor.

 

banner 325x300
Penulis: Redaksi BeluposEditor: Agustinus Bobe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *