ATAMBUA, [BELUPOS.COM]— Harapan panjang warga bantaran Kali Talau akhirnya mulai menampakkan hasil. Memasuki musim hujan tahun ini, Pemerintah Kabupaten Belu bersama DPRD bergandengan tangan menangani persoalan yang selama ini menjadi ancaman bagi warga di kawasan tersebut.
Kepala Dinas PUPR Belu, Vincent Dalung, saat dihubungi media ini, Senin (13/10/2025), mengungkapkan bahwa pihaknya telah menurunkan alat berat ke lapangan untuk memulai pembangunan tanggul darurat di sepanjang bantaran Kali Talau.
“Kami sudah turunkan alat berat dan segera mengeksekusi pekerjaan di lapangan. DPRD juga ikut membantu secara swadaya, terutama dalam mobilisasi serta penyediaan bahan bakar solar,” jelas Dalung.
Ia menambahkan, penanganan bantaran Kali Talau sejatinya merupakan kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara di Kupang. Pemerintah daerah bersama DPRD Belu telah mengajukan proposal anggaran sebesar Rp4,5 miliar, dengan Rp1,5 miliar di antaranya khusus untuk perbaikan tanggul Kali Talau.
“Kita berharap, ke depan tidak ada lagi tanggul darurat. Yang kita inginkan adalah tanggul permanen agar sawah, rumah, dan kehidupan masyarakat di RW 04 serta RT 14, 15, 26, dan 27 aman dari longsor maupun banjir,” tutur Dalung.
Langkah cepat ini disambut hangat warga bantaran kali. Anis Koson, perwakilan masyarakat setempat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memperjuangkan aspirasi mereka sejak tahun 2022.
“Kami berterima kasih kepada Bupati Belu Willy Lay, Ketua DPRD Theodorus Feby Juang, para anggota DPRD Dapil I: Stanis Fahik (PSI), Yane Bone (PAN), Tony Luan (PKB), serta Camat Kota Atambua Yohanes Moruk, Lurah Fatubenao Stefanus Pires, dan seluruh elemen masyarakat yang terlibat. Berkat mereka, perjuangan kami akhirnya mendapat jawaban,” ujar Anis penuh haru.
Dengan dimulainya pembangunan tanggul darurat ini, masyarakat bantaran Kali Talau kini boleh bernapas lega. Mereka berharap, langkah awal ini menjadi fondasi menuju penanganan permanen yang lebih kokoh demi keselamatan dan kesejahteraan bersama.















