banner 728x250

Litani Iman Umat Diperkuat Lewat Prosesi Tri Harta Suci

Refleksi Religius di Tengah Godaan Dunia Modern

ATAMBUA, [BELUPOS.COM] — Di tengah sorotan cahaya lilin dan lantunan doa yang khidmat, umat Katolik di Fatubiti, Paroki St. Petrus Tukuneno, Keuskupan Atambua, merayakan Prosesi Tri Harta Suci pada Minggu (5/10/2025). Bagi mereka, perayaan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sebuah litani iman yang mengajak setiap pribadi untuk merenungkan kembali makna salib, Bunda Maria, dan Kitab Suci sebagai sumber kekuatan rohani di tengah tantangan zaman.

“Tri Harta Suci bukan hanya ritual seremonial, tetapi refleksi iman agar kualitas hidup rohani umat terus ditingkatkan. Dunia hari ini begitu glamor, menggoda, dan sering kali membuat manusia kehilangan arah,”
Andreas Manek Moruk, Ketua Lingkungan Santo Yohanes

Andreas menyoroti perubahan sikap manusia modern yang mulai menjauh dari nilai-nilai luhur dan kearifan budaya. Ia menilai, banyak orang kini lebih mudah terjebak dalam iri hati, kebencian, dan egoisme yang merusak hubungan antarumat.

“Kita mulai mempertentangkan hidup sesama dengan menampakkan iri hati, kebencian, dan adu domba di sekitar kita. Budaya leluhur yang menekankan kerendahan hati dan hormat pada sesama, kini kian tergerus,”
Andreas menambahkan dengan nada prihatin

Sementara itu, Petrus Bria, salah satu tokoh umat, mengajak seluruh warga gereja untuk membangun komitmen iman secara sukarela dan total, dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif dalam Kelompok Umat Basis (KUB) dan lingkungan, bukan semata lewat sumbangan materi, tetapi lewat perubahan sikap dan perilaku.

“Umat harus proaktif memperdalam iman, bukan dengan menghitung materi, tapi dengan merubah perilaku hidup. Tri Harta Suci harus menjadi inspirasi bagi kita dan orang lain,”
Petrus Bria, tokoh umat Fatubiti

Ia juga mengajak seluruh umat Katolik untuk kembali menghayati makna Salib Kristus, Bunda Maria, dan Kitab Suci sebagai Alfa dan Omega — sumber iman dan harapan yang tak tergoyahkan.

Perayaan Tri Harta Suci di Fatubiti tahun ini menjadi momentum spiritual yang sarat makna. Di tengah arus zaman yang kian cepat, umat diajak untuk berhenti sejenak, menengok ke dalam diri, dan menemukan kembali cahaya iman yang sederhana namun menghidupkan. ✨

banner 325x300
Penulis: L24Editor: Agustinus Bobe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *