banner 728x250

Kabut di Atas Timor Barat, Doa di Setiap Perjalanan: Pesan Lembut Dishub NTT di Musim Liburan Lebaran

ATAMBUA |BELUPOS.Com – Hujan turun perlahan di atas daratan Timor Barat. Kabut menggantung rendah, menyelimuti perbukitan dan ruas-ruas jalan yang menghubungkan TTS, TTU, Belu, hingga Malaka. Musim liburan datang bersama cuaca yang tak selalu ramah. Di tengah suasana itulah, Dinas Perhubungan Nusa Tenggara Timur melalui UPTD Wilayah II menyampaikan pesan yang sederhana, namun sarat makna: keselamatan adalah prioritas utama.

Liburan bukan sekadar tentang tiba di tujuan. Ia adalah tentang pergi dengan sehat dan pulang dengan selamat.

Di kantor UPTD Wilayah II Atambua, Kepala UPTD yang membawahi wilayah TTS, TTU, Belu, dan Malaka, Michael Bani, berbicara dengan nada yang tenang namun tegas. Ia memahami, di musim seperti ini, satu kelalaian kecil bisa berubah menjadi duka panjang.

Pesan itu ditujukan terutama kepada para awak angkutan umum dan pengusaha PO yang mengoperasikan armada antar daerah. Jalanan basah, jarak pandang terbatas, dan tikungan-tikungan yang tertutup kabut menjadi tantangan yang tak bisa dianggap remeh.

╔════════════════════════════════╗
“Kami mengimbau seluruh awak angkutan umum agar memastikan kelaikan kendaraan sebelum beroperasi, berhati-hati selama perjalanan, dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi cuaca. Hujan dan kabut saat ini hampir menyelimuti seluruh daratan Timor Barat. Keselamatan penumpang adalah yang utama.”
╚════════════════════════════════╝

Imbauan itu bukan sekadar formalitas administratif. Ia adalah bentuk kepedulian, agar setiap keluarga yang melepas orang tercinta tetap bisa menyambutnya kembali dengan utuh.

Tak hanya bagi pengemudi angkutan umum, pesan serupa juga diarahkan kepada masyarakat yang bepergian dengan kendaraan pribadi—baik untuk mudik, berwisata, maupun urusan keluarga.

╔════════════════════════════════╗
“Bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, perhatikan situasi dan rute perjalanan, serta selalu mengutamakan keselamatan. Liburan harus dilalui dengan baik, agar pasca liburan kita dapat kembali berkarya dalam rutinitas masing-masing.”
╚════════════════════════════════╝

Di musim hujan seperti ini, kehati-hatian bukan tanda kelemahan. Ia adalah bentuk tanggung jawab.

Belu Pos mencatat, intensitas hujan dan kabut dalam beberapa hari terakhir memang cukup tinggi di wilayah Timor Barat, Nusa Tenggara Timur. Beberapa titik rawan memerlukan kewaspadaan ekstra, terutama pada jalur perbukitan dan lintasan antar kabupaten yang minim penerangan.

Liburan Lebaran Idul Fitri  akan selalu menghadirkan cerita. Namun yang paling indah bukanlah foto di tempat wisata atau jarak yang berhasil ditempuh, melainkan keselamatan yang tetap terjaga.

Di antara hujan dan kabut, ada doa yang diam-diam dipanjatkan: semoga setiap perjalanan di daratan Timor Barat berakhir dengan senyum, bukan sirene.

banner 325x300
Penulis: L24Editor: Agustinus Bobe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *