TAMBOLAKA, [BELUPOS.Com] – Angin perjuangan buruh kembali berhembus kencang dari Sumba Barat Daya. Ketua Exco DPD Partai Buruh Kabupaten Sumba Barat Daya, Lodowikus Umbu Lodongo, S.H, menegaskan tekadnya untuk berdiri di barisan depan, mendukung instruksi Presiden Partai Buruh Said Iqbal, agar kaum pekerja turun ke jalan pada 28 Agustus 2025.
Aksi ini bukan sekadar langkah kaki di aspal, melainkan denting suara yang menuntut keadilan: penghapusan sistem outsourcing, penolakan upah murah (hostum), penghentian PHK, pembentukan Satgas PHK, reformasi pajak perburuhan, kenaikan PTKP menjadi Rp7,5 juta per bulan, serta penghapusan pajak pesangon, THR, dan JHT.
Tak kalah penting, menghapus diskriminasi terhadap perempuan menikah, mengesahkan UU Ketenagakerjaan, mengesahkan UU Perampasan Aset untuk memberantas korupsi, dan merevisi UU Pemilu demi mendesain ulang sistem demokrasi 2029.
“Perjuangan Partai Buruh adalah perjuangan untuk martabat dan kesejahteraan pekerja. Kita tak boleh diam ketika nasib kita dipermainkan. Mari bersatu, turun ke jalan dengan damai, aman, dan santun, demi suara yang tak lagi diabaikan,” tegas Lodowikus, matanya menatap jauh seakan membelah cakrawala Sumba.
Ia mengajak semua buruh untuk mengubah keluh menjadi seruan, lelah menjadi kekuatan, dan diam menjadi gerakan. Karena, seperti angin di padang savana yang tak pernah lelah berlari, suara buruh tak boleh padam sebelum keadilan benar-benar berpihak.















