banner 728x250

Bupati Nias Selatan Dorong Revolusi Belajar Fisika, Metode Gasing Disiapkan untuk Cetak Generasi Unggul Kepulauan Nias

JAKARTA |BELUPOS.Com – Di ruang pertemuan Dewan Ekonomi Nasional yang berdiri di jantung ibu kota, sebuah gagasan tentang masa depan pendidikan Kepulauan Nias kembali diperbincangkan. Bukan tentang pembangunan gedung sekolah atau penambahan ruang kelas, melainkan tentang bagaimana mengubah pelajaran yang selama ini dianggap sulit menjadi pengalaman belajar yang lebih mudah, menyenangkan, dan membangkitkan rasa ingin tahu siswa.

Harapan itu mengemuka dalam rapat lanjutan pembahasan implementasi metode pembelajaran Gampang, Asyik, dan Menyenangkan (Gasing) yang dihadiri Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, di Kantor Dewan Ekonomi Nasional, Jalan M.H. Thamrin Nomor 8, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).

Rapat tersebut difokuskan pada penguatan pembelajaran Fisika bagi pelajar di seluruh wilayah Kepulauan Nias agar mata pelajaran yang selama ini sering dianggap rumit dapat dipahami dengan cara yang lebih sederhana, aplikatif, dan menyenangkan.

Kegiatan itu turut dihadiri pimpinan Dewan Ekonomi Nasional, perwakilan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta para kepala daerah dari wilayah Kepulauan Nias. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya nasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan sains yang selama ini masih menjadi tantangan di berbagai daerah.

Dalam forum tersebut, Bupati Sokhiatulo Laia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Nias Selatan untuk mendukung penuh implementasi metode Gasing di sekolah-sekolah.

╔════════════════════════════════════╗ ║ “Pendidikan adalah investasi ║ ║ masa depan anak-anak Nias ║ ║ Selatan. Metode Gasing yang ║ ║ mengedepankan cara belajar yang ║ ║ mudah, menyenangkan, dan ║ ║ aplikatif sangat tepat diterapkan ║ ║ di sekolah-sekolah kita.” ║ ║ ║ ║ — Sokhiatulo Laia ║ ╚════════════════════════════════════╝

Menurutnya, pendekatan pembelajaran yang lebih sederhana dan menyenangkan dapat membantu mengubah persepsi siswa terhadap Fisika yang selama ini kerap dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit dan menakutkan.

╔════════════════════════════════════╗ ║ “Harapannya, minat dan prestasi ║ ║ siswa, terutama dalam mata ║ ║ pelajaran Fisika, dapat ║ ║ meningkat dan setara dengan ║ ║ daerah lain.” ║ ║ ║ ║ — Sokhiatulo Laia ║ ╚════════════════════════════════════╝

Pihak Dewan Ekonomi Nasional menjelaskan bahwa program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan akademik peserta didik. Lebih dari itu, metode Gasing diharapkan mampu membentuk pola pikir yang logis, kritis, dan kreatif sebagai modal penting dalam menghadapi tantangan masa depan serta mendukung percepatan pembangunan ekonomi daerah.

Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah langkah konkret, di antaranya pelatihan khusus bagi para guru di Nias Selatan, penyediaan modul pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa, serta mekanisme pemantauan dan evaluasi berkala guna memastikan implementasi program berjalan merata dan berkelanjutan.

Secara kontekstual, penguatan pendidikan sains menjadi salah satu kebutuhan strategis daerah dalam menghadapi era kompetisi global yang semakin berbasis pada ilmu pengetahuan dan teknologi. Daerah yang mampu membangun fondasi pendidikan sains sejak dini akan memiliki peluang lebih besar melahirkan generasi yang inovatif, produktif, dan mampu menciptakan solusi bagi pembangunan daerahnya sendiri.

Usai mengikuti rapat, Bupati Sokhiatulo Laia menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nias Selatan untuk menindaklanjuti seluruh kesepakatan yang telah dicapai.

Ia berharap penerapan metode Gasing dapat menjadi pintu masuk lahirnya generasi muda Nias yang lebih percaya diri dalam menguasai ilmu pengetahuan serta memiliki daya saing yang kuat di tingkat nasional maupun global.

Sebab pada akhirnya, kemajuan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh kekayaan alam yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuan generasi mudanya memahami ilmu, mengolah pengetahuan, dan mengubahnya menjadi harapan yang menerangi masa depan.

banner 325x300
Penulis: Redaksi BeluposEditor: Agustinus Bobe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *