banner 728x250

Pamitan Seorang Lurah dari Lidak: Paulus Nahak Boy Sala Melangkah ke Lamaknen dengan Doa dan Kenangan

ATAMBUA | BELUPPO.Com — Siang itu terasa berbeda di Kelurahan Lidak. Bukan karena gemuruh acara seremonial, melainkan karena sebuah pamitan yang sederhana namun sarat makna. Lurah Lidak, Paulus Nahak Boy Sala, menyampaikan pesan perpisahan kepada masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.

Di hadapan Ketua LPM, para Ketua RW dan RT, kader Posyandu, serta elemen masyarakat Kelurahan Lidak, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu, ia menyampaikan isi hati dengan penuh ketulusan. Kata-katanya sederhana, namun menggambarkan ikatan emosional yang terbangun selama bertahun-tahun pengabdian.

Dalam suasana hangat namun penuh haru, Boy Sala menyampaikan permohonan pamit karena dirinya mendapat tugas baru dari pimpinan untuk mengemban amanah di tempat lain.

╔════════════════════════════════╗
“Selamat siang Bapak/Ibu Ketua LPM, Sekretaris dan Anggota LPM, Ketua RW, Ketua RT, serta Kader Posyandu Kelurahan Lidak yang saya banggakan.

Saya mohon pamit, karena saya telah ditugaskan di tempat tugas yang baru.

Terima kasih yang setulus-tulusnya atas kerja sama, dedikasi, dan loyalitas yang luar biasa selama kita bekerja bersama.”
╚════════════════════════════════╝

Sebagai seorang pemimpin wilayah yang dikenal dekat dengan masyarakat, Boy Sala juga menyadari bahwa dalam perjalanan pelayanan tentu ada kekurangan. Dengan rendah hati, ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga yang pernah berinteraksi dengannya.

╔════════════════════════════════╗
“Kata orang bijak, tiada gading yang tak retak.
Oleh karena itu saya mohon maaf apabila selama kebersamaan kita ada hal yang kurang berkenan di hati.”
╚════════════════════════════════╝

Di Kelurahan Lidak, nama Boy Sala tidak hanya dikenal sebagai lurah administratif semata. Ia juga dikenang sebagai sosok yang mendorong pemanfaatan aplikasi kependudukan, sebuah langkah kecil namun berarti dalam mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Kini, demi menjalankan perintah pimpinan, ia siap mengemban amanah baru sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian di Kecamatan Lamaknen.

Pengangkatan tersebut ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung pada Senin, 16 Maret 2026, di lantai satu Kantor Bupati Belu. Prosesi itu dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Goncalves, disaksikan unsur Forkopimda, pimpinan dinas dan badan tingkat Kabupaten Belu, serta sejumlah awak media yang bertugas di wilayah perbatasan.

Dalam pesan penutupnya kepada masyarakat, Boy Sala juga menitipkan harapan kepada lurah yang akan melanjutkan kepemimpinan di Kelurahan Lidak.

╔════════════════════════════════╗
“Saya berharap lurah yang baru dapat terus memupuk persatuan dan kesatuan yang telah kita bangun bersama, serta terus bekerja sama dengan masyarakat Kelurahan Lidak yang heterogen dan berbudaya.”
╚════════════════════════════════╝

Secara kontekstual, rotasi pejabat di tingkat kelurahan hingga kecamatan merupakan bagian dari dinamika birokrasi pemerintahan daerah yang bertujuan memperkuat kualitas pelayanan publik. Mutasi semacam ini tidak hanya sekadar perpindahan jabatan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran baru bagi aparatur untuk memperluas pengalaman serta memperkuat tata kelola pemerintahan di wilayah yang berbeda.

Bagi masyarakat Lidak, pamitan ini mungkin terasa singkat. Namun dalam jejak pengabdian, setiap langkah yang pernah ditorehkan akan selalu tinggal dalam ingatan kolektif warga.

Sebab dalam pelayanan publik, jabatan boleh berpindah, tetapi kenangan tentang seorang pemimpin yang bekerja dengan hati akan selalu menetap di tengah masyarakatnya.

banner 325x300
Penulis: L24Editor: Agustinus Bobe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *