banner 728x250

Hasil Drawing Bupati Belu Cup 2026 Resmi Dirilis 

32 Tim Siap Bertarung di Tanah Perbatasan, Aroma Derby dan Gengsi Antarwilayah Mulai Memanas

ATAMBUA |BELUPOS.Com-Siang itu  belum benar-benar larut ketika hasil drawing Open Turnamen Bupati Belu Cup 2026 resmi beredar di tengah masyarakat perbatasan.

Nama-nama tim dari Belu, Malaka, TTU, Kota Kupang hingga Timor Leste tersusun rapi dalam delapan grup yang dipastikan akan menghadirkan persaingan panas di lapangan hijau.

Dari warung kopi di Atambua hingga sudut-sudut kampung pencinta sepak bola, pembicaraan soal grup neraka, duel gengsi dan peluang lolos mulai terdengar nyaring. Aroma rivalitas perlahan bangkit bersama harapan ribuan suporter yang menanti kick off turnamen paling bergengsi di Kabupaten Belu itu.

Panitia Pelaksana Open Turnamen Bupati Cup 2026 secara resmi menetapkan sebanyak 32 tim peserta yang berasal dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur hingga Timor Leste.

Berdasarkan dokumen resmi Panitia Pelaksana tertanggal 11 Mei 2026, sebanyak 23 tim berasal dari Kabupaten Belu, empat tim dari Kabupaten Malaka, satu tim dari TTU, dua tim dari Kota Kupang dan dua tim dari Timor Leste.

Sementara hasil drawing yang beredar memperlihatkan persaingan ketat sudah langsung tersaji sejak fase grup.

Di Grup A, FC Fiel akan menghadapi PS Atambua Barat, Muhammadiyah FC dan Fatubenao FC. Grup ini diprediksi menjadi salah satu grup dengan tensi tinggi karena dihuni tim-tim dengan basis pendukung fanatik.

Grup B mempertemukan PS Tubaki Oan, PS Laka Oan, Lanain FC dan Kocok FC. Sedangkan Grup C diisi Kusa FC, Sobat FC, PS Manubure dan Fighter FC.

Persaingan tak kalah menarik juga tersaji di Grup D yang mempertemukan PSM Unimor, Immaculata FC, Necka United dan Askantada FC asal Timor Leste.

Sementara itu, Grup E dihuni Fatnini FC, Tribrata FC, BSC 56 dan PS PLBN Motaain. Grup F mempertemukan PS Wedomu, PS Kabuna, RBC FC dan Sanirin FC.

Di Grup G, PS Malaka Bogor akan menghadapi Albiceleste, Garuda FC dan PS Haliren. Sedangkan Grup H diisi Granat FC, PS Oeleo, PS Joga Bonito dan Academy BTA.

Turnamen ini dipastikan menjadi panggung pembuktian bagi klub-klub lokal perbatasan yang selama ini hidup dari semangat sepak bola rakyat.

Bukan sekadar pertandingan biasa, Bupati Belu Cup telah menjelma menjadi ruang persaudaraan, gengsi daerah hingga kebanggaan masyarakat akar rumput.

Di lapangan nanti, bukan hanya soal menang dan kalah.

Ada harga diri kampung yang dipertaruhkan. Ada sorak tribun yang akan menggema. Ada mimpi anak-anak muda perbatasan yang ingin membuktikan bahwa sepak bola dari Timur juga punya nyala yang besar.

╔═══════════════════════❀༻⚽❤️༺❀═══════════════════════╗
“Sepak bola di perbatasan
bukan hanya tentang mencetak gol.
Ia adalah tentang harga diri kampung,
tentang persaudaraan,
dan tentang mimpi yang tumbuh
di tanah paling ujung negeri.”
╚═══════════════════════❀༻⚽❤️༺❀═══════════════════════╝

Ketua Panitia Open Turnamen Bupati Cup 2026, Adrianus Febiyanto Manek, dalam dokumen resmi panitia yang beredar, memastikan seluruh peserta telah resmi terdaftar sebagai kontestan turnamen tahun ini.

Turnamen tersebut diperkirakan kembali menyedot perhatian besar masyarakat Belu dan wilayah perbatasan RI–Timor Leste, mengingat Bupati Belu Cup selama ini dikenal sebagai salah satu ajang sepak bola rakyat paling bergengsi di kawasan Timur Indonesia.

Kini masyarakat hanya tinggal menunggu peluit pertama dibunyikan.

Dan ketika laga dimulai nanti, rumput lapangan akan menjadi saksi bagaimana semangat dari perbatasan kembali menyala lewat sepak bola.

╔═══════════════════════❀༻🌹⚽༺❀═══════════════════════╗
“Di tribun sederhana itu,
orang-orang kecil bersorak dengan hati besar.
Karena sepak bola selalu punya cara
menyatukan harapan
di tengah segala keterbatasan.”
╚═══════════════════════❀༻🌹⚽༺❀═══════════════════════╝

banner 325x300
Penulis: Redaksi BeluposEditor: Agustinus Bobe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *