ATAMBUA|BELUPOS.Com) — Udara politik Kabupaten Belu,Nusa Tenggara Timur menghangat pada Jumat, 7 November 2025. Dalam momentum Konfercab ke-VI PDI Perjuangan Nusa Tenggara Timur, satu nama muncul ke permukaan, menyatukan suara kader dari berbagai penjuru: Theodorus Manehitu Djuang resmi terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Belu periode 2025–2030.
Kemenangan ini bukan sekadar pergantian figur. Ia adalah simbol regenerasi dan penyegaran, saat partai banteng moncong putih di Belu menatap Pemilu 2029 dengan optimisme baru.
“Saya berterima kasih atas kepercayaan ini. Komposisi pengurus kali ini adalah kombinasi kader senior dan muda—mereka yang punya kapasitas, loyalitas, dan dedikasi untuk perjuangan partai,”
— Theodorus Manehitu Djuang, Ketua DPC PDIP Belu
Dalam pidato perdananya, Theodorus menekankan bahwa struktur yang akan dibentuk bukan sekadar daftar nama, melainkan barisan yang hidup—motor penggerak dalam memperkuat konsolidasi partai hingga ke akar rumput.
“Struktur ini mencerminkan semangat gotong royong dan soliditas. PDI Perjuangan harus terus memperkuat diri agar mampu menjawab tantangan dan memperjuangkan kepentingan rakyat Belu,” tegasnya.
Di bawah kepemimpinan baru ini, harapan pun bergulir. DPC PDI Perjuangan Belu diharapkan tidak hanya menjadi mesin politik menjelang 2029, tetapi juga ruang pengabdian yang tetap berpijak pada nilai-nilai kerakyatan.
Untuk diketahui, struktur inti DPC PDI Perjuangan Kabupaten Belu periode 2025–2030 terdiri atas:
- Ketua: Theodorus Manehitu Djuang
- Sekretaris: Daniel Bernadus Belebau
- Bendahara: Gede Manek Sugiartana
Konfercab yang digelar di tengah semangat persaudaraan itu menjadi saksi, bagaimana para kader banteng menutup hari dengan pelukan, tawa, dan nyanyian perjuangan. Di antara baliho merah dan lambang banteng moncong putih yang berkibar di aula, satu tekad menguat: menyatukan langkah menuju kemenangan rakyat.
BELUPOS.COM — Menyuarakan Kebenaran dari Rai Belu















