AATAMBUA |BELUPOS.Com) – Di ruang sederhana Kantor Kelurahan Fatubenao, Rabu (15/10/2024), suara kebersamaan menggema dalam musyawarah pembentukan Tim Kelurahan Bebas Tuberkulosis (TB). Pertemuan ini bukan sekadar seremonial, melainkan tekad kolektif untuk menuntaskan penyakit yang masih mengintai banyak warga.
Lurah Fatubenao, Stefanus Pires, membuka kegiatan dengan nada penuh harap.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan dari semua pihak — Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, agama, adat, LPM, RT, RW, kader, PKK, karang taruna, hingga warga sendiri,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya menyatukan persepsi dan komitmen bersama agar eliminasi TB di Fatubenao dapat tercapai lebih cepat.
“Target nasional 2030 bukan mustahil jika kita bergerak bersama,” tambahnya optimistis.
Dalam arahannya, Stefanus juga mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk aktif melakukan pemeriksaan dahak bagi warga yang diduga terinfeksi. “Ambil pot dahak, periksa di Puskot, dan pastikan siapa pun yang sakit mendapat pengobatan hingga sembuh,” katanya.
Musyawarah kemudian dipimpin oleh Ketua LPM untuk menentukan susunan tim yang nantinya akan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Lurah. Suasana rapat berlangsung hangat, penuh semangat gotong royong khas masyarakat Fatubenao.
Tak lupa, Stefanus mengecek kehadiran para Ketua Kader dari sepuluh posyandu di wilayahnya. Ia menegaskan disiplin dan komitmen kader sebagai garda terdepan dalam mendeteksi kasus TB di masyarakat.
“Kegiatan seperti ini adalah tugas mulia kader. Bila ada yang absen tanpa alasan, akan kami berikan surat teguran,” tegasnya.
Pertemuan itu ditutup dengan penyampaian materi oleh Kepala UPTD Puskot Atambua, yang menjelaskan pentingnya peran masyarakat dalam menemukan dan mengobati penderita TB hingga tuntas.
Di balik pertemuan yang sederhana itu, terselip harapan besar: agar Fatubenao kelak dikenal bukan hanya karena semangat warganya, tetapi juga karena keberhasilannya memerangi penyakit lama dengan semangat baru—semangat kebersamaan.















