TTU |BELUPOS.Com) – Di ujung perbatasan negeri, di mana angin laut membawa pesan dari dua bendera yang berhadapan, Merah Putih berkibar megah menyambut langkah seorang pejabat negara. Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY, dipimpin Lettu Arh Suparman, menggelar penyambutan hangat bagi Sekretaris Utama BNPP, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, SIK., M.H., di Gedung Wisma Indonesia, PLBN Wini, Kabupaten TTU, Kamis (21/8).
Hadir dalam suasana penuh khidmat, para pemimpin lokal—Kepala PLBN Wini, Kapolsek, Danpos Brimob, Forkopimcam, hingga tokoh adat desa—menyatukan langkah dalam satu ikrar: menjaga kedaulatan, merayakan kemerdekaan, dan menyalakan api persaudaraan di perbatasan.
Tak berhenti pada penyambutan, momen berlanjut dengan Upacara Pelepasan Kirab Bendera Merah Putih dan Kirab Budaya. Ribuan pasang mata menyaksikan keindahan Merah Putih berukuran 100 meter dan 80 meter yang dikibarkan bersama 20 bendera kecil, dibawa oleh sekitar 430 peserta: TNI-Polri, pelajar, tokoh masyarakat, dan warga desa. Langkah mereka diiringi gema “Indonesia Raya” yang menggetarkan dada, menyatu dalam lantunan semesta.
“Kirab ini bukan sekadar perayaan, melainkan simbol cinta tanah air yang tak lekang oleh waktu,” ujar Lettu Arh Suparman. “Di perbatasan ini, kami ingin menyalakan kembali kebanggaan sebagai anak bangsa.”
Kirab budaya melintasi jalan-jalan Desa Humusu Wini berlangsung damai dan khidmat. Setiap kibasan bendera menjadi doa, setiap langkah menjadi janji: Indonesia tetap tegak, Indonesia tetap satu.
Di Wini, perbatasan tak lagi sekadar garis di peta, melainkan panggung tempat nasionalisme mengalir deras—seperti darah yang menghidupi nadi bangsa.















