MALAKA |BELUPOS.Com) – Di garis perbatasan yang menjadi pintu keluar-masuk dua negara, Polsek Kobalima tak pernah lengah. Melalui Pospol Metamauk, patroli rutin digelar demi memastikan keamanan wilayah RI–RDTL tetap terjaga. Sore itu, sekitar pukul 15.00 WITA, langkah aparat menyusuri Desa Alas Selatan, Trans Metamauk hingga perbatasan Motamasin, mengusung satu misi: menjaga kedaulatan sekaligus menenteramkan masyarakat.
Patroli yang dipimpin Bripka Robinson Tagu menyasar titik-titik rawan penyelundupan dan pelintas batas ilegal. Selain berkeliling memantau aktivitas warga, aparat juga memberikan imbauan kamtibmas dan mengajak masyarakat menjadi mitra Polri dalam menjaga perbatasan.
“Kami selalu ingatkan masyarakat agar tidak tergoda dengan kegiatan ilegal yang bisa merugikan diri sendiri maupun mengganggu stabilitas keamanan negara. Perbatasan ini milik kita semua, dan mari kita jaga bersama,” tutur Bripka Robinson dengan penuh ketegasan namun tetap bersahabat.
Langkah-langkah preventif dilakukan: mulai dari patroli rute wilayah hukum Polsek Kobalima, memberikan pesan kamtibmas di titik keramaian, hingga berkoordinasi erat dengan TNI dan instansi terkait.
Hasil patroli hari itu terpantau kondusif: tak ditemukan indikasi aktivitas penyelundupan maupun pelintas batas ilegal.
Kapolsek Kobalima menegaskan bahwa Polri akan terus hadir menjaga tapal batas negara, bukan hanya dengan patroli, tetapi juga lewat pendekatan humanis.
“Patroli rutin adalah wujud nyata kehadiran Polri di perbatasan. Kami bersama TNI dan instansi terkait akan memastikan wilayah ini tetap aman dari berbagai potensi pelanggaran hukum. Tugas kami adalah menjaga kedaulatan negara sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tegas Kapolsek.
Dengan demikian, perbatasan RI–RDTL di wilayah Metamauk tidak hanya terjaga dari ancaman pelanggaran hukum, tetapi juga dirawat dengan kepedulian aparat yang hadir sebagai sahabat masyarakat.













