banner 728x250

Nisliko Tersisih di 2026: Strategi Baru Halteng Menyusuri Tiga Pulau Harapan

MALUKU UTARA |BELUPOS.Com— Di antara desir angin laut dan sunyi yang menggantung di lanskap wisata, nama Nisliko tahun ini tak lagi terdengar dalam denyut perencanaan daerah. Destinasi yang pernah menyimpan harapan itu kini harus menepi, ketika Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah mengalihkan arah pembangunan pariwisata ke tiga pulau yang dinilai lebih siap menyongsong masa depan.

Keputusan itu bukan tanpa alasan. Di tengah keterbatasan anggaran dan tuntutan prioritas pembangunan, Pemda Halteng memilih fokus pada Pulau Mor, Pulau Sayafi, dan Pulau Liwo sebagai poros baru destinasi unggulan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Halteng, Salmun Saha, membenarkan bahwa Wisata Nisliko tidak masuk dalam alokasi anggaran tahun 2026.

🌿 “Benar, tahun 2026 ini Wisata Nisliko tidak dianggarkan. Kemungkinan karena ada program lain yang lebih diprioritaskan oleh pemerintah daerah.” 🌿

Pilihan ini sekaligus menandai babak baru dalam arah kebijakan pariwisata Halteng. Tiga pulau yang kini menjadi fokus diyakini memiliki potensi yang lebih siap dikembangkan, baik dari sisi akses, daya tarik, maupun peluang investasi.

Pulau Mor, misalnya, diproyeksikan menjadi magnet investasi dengan skema kerja sama bersama pihak swasta, yakni PT IWIP. Sementara itu, Pulau Sayafi dan Pulau Liwo akan tetap berada di bawah kendali pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata.

🌸 “Untuk sementara, pengembangan pariwisata difokuskan pada Pulau Mor, Pulau Sayafi, dan Pulau Liwo sebagai destinasi unggulan daerah.” 🌸

Langkah ini juga diikuti dengan penguatan fondasi perencanaan. Pada tahap awal, Pemda Halteng mengalokasikan anggaran sebesar Rp600 juta untuk menyusun kajian desain pengembangan Pulau Sayafi dan Pulau Liwo. Kajian tersebut melibatkan akademisi serta lembaga teknis, sebagai upaya memastikan arah pembangunan yang lebih terukur dan berkelanjutan.

Di tengah langkah maju itu, Nisliko kini menjadi cerita yang tertunda. Ia belum hilang, hanya belum menjadi prioritas.

🌼 “Tahap awal ini kami fokus pada penyusunan desain pengembangan, agar pembangunan ke depan tidak sekadar berjalan, tetapi benar-benar terarah dan berdampak.” 🌼

Keputusan ini mungkin menyisakan tanya, bahkan harapan yang tertahan. Namun bagi Pemda Halteng, strategi adalah tentang memilih—mana yang harus didahulukan, dan mana yang menunggu waktunya tiba.

Di antara tiga pulau yang kini dipersiapkan, Halteng sedang menata ulang masa depan pariwisatanya. Sebuah arah baru yang, diharapkan, mampu menjawab tantangan sekaligus membuka pintu bagi pertumbuhan yang lebih pasti.

banner 325x300
Penulis: Redaksi BeluposEditor: Agustinus Bobe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *