Berita UtamaPolitikPolkam

Jokowi Kembali Menyapa NTT Lewat Safari Empat Hari

17
×

Jokowi Kembali Menyapa NTT Lewat Safari Empat Hari

Sebarkan artikel ini

KUPANG |BELUPOS.Com— Angin laut di pesisir Aer Cina seolah menjadi saksi awal sebuah perjalanan yang kembali membawa Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), ke Nusa Tenggara Timur. Di tengah bentang pantai dan hamparan budidaya rumput laut, Jokowi dijadwalkan memulai safari empat harinya di NTT, sebuah rangkaian kunjungan yang merangkai dialog ekonomi, perjumpaan dengan masyarakat, agenda kebudayaan, hingga konsolidasi politik.

Kunjungan yang berlangsung pada 31 Juli hingga 3 Agustus 2026 itu dipusatkan di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Kehadiran Jokowi disebut sebagai bagian dari silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memenuhi sejumlah agenda yang telah disiapkan, termasuk kegiatan bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan para relawan.

Kuncen Relawan Jokowi Jilid II (RJ2) NTT, Utje Gustaaf Patty, mengonfirmasi rangkaian agenda tersebut. Menurutnya, hari pertama akan diawali dengan kunjungan ke kawasan budidaya rumput laut di Pantai Aer Cina, Desa Oesiana, Kabupaten Kupang.

“Pak Jokowi dijadwalkan meninjau budidaya rumput laut sekaligus berdialog langsung dengan para petani untuk mendengar kondisi dan potensi pengembangan sektor perikanan di daerah,” ujar Utje Gustaaf Patty.

Dari pesisir, perjalanan berlanjut ke ruang-ruang publik Kota Kupang. Pada Sabtu (1/8/2026), Jokowi dijadwalkan membaur bersama masyarakat dalam kegiatan Car Free Day di Jalan El Tari. Setelah itu, ia menghadiri Karnaval Gajah dan Karnaval Budaya di kawasan Lai Lai Besi Kopan (LLBK), sebelum melanjutkan agenda menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda)/Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PSI NTT untuk memberikan arahan kepada para kader partai.

“Selain bertemu masyarakat, kehadiran beliau juga untuk memenuhi agenda konsolidasi PSI di NTT,” kata Utje.

Memasuki 2 Agustus 2026, Jokowi dijadwalkan menghadiri sejumlah kegiatan di Kabupaten Kupang, termasuk bertemu tokoh masyarakat, relawan, serta mengikuti agenda adat yang telah dipersiapkan panitia setempat. Rangkaian safari kemudian ditutup pada 3 Agustus 2026 melalui pertemuan bersama relawan pendukung Jokowi se-NTT.

Kunjungan ini merupakan kelanjutan dari safari Jokowi ke berbagai daerah setelah sebelumnya menyambangi Provinsi Lampung. DPP PSI menyebut kehadiran mantan kepala negara itu tidak hanya untuk memenuhi undangan masyarakat, tetapi juga memperkuat komunikasi politik dan konsolidasi organisasi di tingkat daerah.

Dalam lanskap politik nasional yang terus bergerak pasca berakhirnya masa kepresidenannya, setiap kunjungan Jokowi masih menyita perhatian publik. Agenda yang memadukan sektor ekonomi rakyat, interaksi sosial, pelestarian budaya, hingga konsolidasi politik menunjukkan bahwa pengaruh dan ruang komunikasi mantan presiden tersebut tetap menjadi bagian dari dinamika politik Indonesia menjelang berbagai agenda strategis nasional.

Empat hari di Nusa Tenggara Timur bukan sekadar perjalanan lintas lokasi. Ia menjadi ruang perjumpaan antara seorang mantan presiden dengan masyarakat yang pernah dipimpinnya—tempat dialog dibangun, harapan dipertukarkan, dan hubungan sosial-politik kembali dirawat dalam suasana yang hangat, namun sarat makna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *