ATAMBUA | BELUPOS.COM – Gemuruh tepuk tangan menutup rangkaian Volley Ball Open Tournament Dansatgas Pamtas Cup Tahun 2026 di Lapangan Bola Voli Makosatgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12/AY/2/2 Kostrad, Rabu (8/7/2026). Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, turnamen ini menjadi panggung yang mempertemukan semangat sportivitas, persaudaraan, dan kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat di wilayah perbatasan.
Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-64 Yonarmed 12/AY/2/2 Kostrad tersebut dihadiri Wakil Bupati Belu, , Komandan Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12/AY/2/2 Kostrad, , serta jajaran Forkopimda Kabupaten Belu. Kehadiran para pemangku kepentingan itu menjadi simbol kuatnya sinergi dalam membangun masyarakat perbatasan melalui olahraga.
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi untuk menentukan pemenang. Lebih dari itu, olahraga menjadi ruang yang memperkuat persaudaraan, membangun solidaritas, dan mempererat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat di wilayah perbatasan,” menjadi semangat yang mewarnai penyelenggaraan Dansatgas Pamtas Cup 2026.
Persaingan yang berlangsung sportif akhirnya menempatkan Tim Black Panther sebagai juara pertama. Tim RRI A berhasil meraih posisi kedua, disusul Tim Zeus di peringkat ketiga, sementara Tim Persada menempati posisi keempat. Seluruh peserta menunjukkan permainan yang kompetitif dengan tetap menjunjung tinggi disiplin dan fair play hingga laga terakhir.
“Selamat kepada seluruh tim yang telah bertanding dengan penuh semangat. Kemenangan tentu membanggakan, tetapi menjaga sportivitas dan persaudaraan adalah kemenangan yang jauh lebih bermakna,” menjadi pesan yang mengiringi penutupan turnamen.
Di tengah kehidupan masyarakat perbatasan, olahraga memiliki peran strategis sebagai perekat sosial. Turnamen seperti Dansatgas Pamtas Cup bukan hanya melahirkan atmosfer kompetisi yang sehat, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, membuka ruang pembinaan atlet lokal, sekaligus mempererat hubungan antarkomunitas di Kabupaten Belu.
Momentum HUT ke-64 Yonarmed 12/AY/2/2 Kostrad melalui ajang ini diharapkan menjadi tradisi yang terus berlanjut, melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus memperkokoh semangat kebersamaan yang menjadi modal utama membangun wilayah perbatasan.
Pada akhirnya, pertandingan boleh usai dan para juara telah ditetapkan. Namun nilai persaudaraan yang tumbuh dari setiap servis, smash, dan tepuk tangan di lapangan akan terus hidup, menguatkan persatuan di beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.















