banner 728x250

Wagub NTT Dorong NTT Mart Belu Jadi Benteng Ekonomi Perbatasan

Johni Asadoma Minta Produk Lokal Belu Menembus Pasar Digital Nasional

ATAMBUA | BELUPOS.COM — Langkah Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, , memasuki NTT Mart by Dekranasda Belu, Rabu (20/5/2026), seolah membawa pesan sederhana namun kuat: ekonomi daerah harus bertumbuh dari tangan rakyatnya sendiri.

Di antara deretan kain tenun Belu, hasil kerajinan tangan, hingga produk kebutuhan masyarakat yang tertata di etalase, Johni Asadoma tampak meninjau satu per satu produk lokal yang dipasarkan. Sesekali ia berdialog dengan pengelola, memperhatikan kondisi stok barang, hingga mendengar perkembangan pemasaran produk UMKM lokal.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan bersama Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi NTT dan disambut langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Belu, , bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Belu.

Bagi Wagub NTT, keberadaan NTT Mart memiliki arti strategis bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan. Tempat tersebut dinilai bukan sekadar pusat belanja, tetapi juga wadah pemberdayaan pelaku usaha lokal dan pengrajin daerah.

╔════❥•ೋ° °ೋ•❥════╗
“Saya menghimbau agar masyarakat untuk lebih sering datang dan berbelanja di sini. Dukungan kita semua akan sangat membantu pengembangan usaha para pengrajin dan pedagang lokal, sehingga perekonomian di daerah kita terus tumbuh dan berkembang.”
╚════❥•ೋ° °ೋ•❥════╝

Selain mengajak masyarakat mencintai produk lokal, Johni Asadoma juga meminta pengelola NTT Mart terus memperluas jenis kebutuhan pokok dan sembako yang tersedia agar masyarakat semakin mudah memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam satu lokasi.

Menurutnya, pusat ekonomi lokal harus berkembang menjadi ruang pelayanan yang lengkap sekaligus nyaman bagi masyarakat.

Tak hanya itu, Wagub NTT juga memberi perhatian serius terhadap strategi pemasaran digital. Ia menilai produk-produk unggulan Belu memiliki kualitas yang mampu bersaing, namun membutuhkan promosi yang lebih luas dan modern agar dikenal hingga luar daerah.

╔════❥•ೋ° °ೋ•❥════╗
“Di era sekarang ini, promosi tidak bisa hanya dilakukan secara konvensional saja. Manfaatkan media sosial sebaik mungkin, agar produk-produk unggulan Belu dan NTT ini tidak hanya dikenal di dalam daerah, tapi juga bisa menjangkau pasar yang lebih luas hingga ke luar daerah bahkan luar pulau.”
╚════❥•ೋ° °ೋ•❥════╝

Dorongan terhadap digitalisasi pemasaran tersebut menjadi sinyal penting bahwa pelaku UMKM di wilayah perbatasan kini harus mulai bergerak mengikuti perubahan pola pasar nasional. Di tengah perkembangan teknologi dan perdagangan daring, media sosial telah menjadi ruang baru yang menentukan daya saing sebuah produk.

Kunjungan Wakil Gubernur NTT ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah provinsi terhadap penguatan ekonomi rakyat di Kabupaten Belu. Di balik sederhana etalase NTT Mart, tersimpan harapan besar agar produk-produk lokal Belu mampu berdiri sejajar di pasar nasional dan menjadi kebanggaan masyarakat perbatasan.

Karena pada akhirnya, kekuatan sebuah daerah bukan hanya terletak pada batas wilayahnya, melainkan pada kemampuan rakyatnya menjaga karya, identitas, dan ekonomi lokal agar terus hidup di tengah perubahan zaman.

banner 325x300
Editor: Agustinus Bobe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *