Berita UtamaEksisLensa PerbatasanPolkamwarta Kota

Penghargaan PLN Menyulut Semangat Jurnalis IJEN Kepri

57
×

Penghargaan PLN Menyulut Semangat Jurnalis IJEN Kepri

Sebarkan artikel ini

DABO SINGKEP |BELUPOS.Com — Malam belum benar-benar menyerahkan dirinya kepada pagi ketika sebuah penghargaan berpindah tangan di Kantor PLN Dabo Singkep, Kabupaten Lingga. Di antara sunyi dini hari dan cahaya lampu kantor yang masih menyala, sebuah piagam menjadi tanda kecil dari perjalanan panjang tentang kerja jurnalistik, kemitraan, dan kepercayaan yang dibangun di lapangan.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Jurnalis Independen Nusantara (IJEN) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rio Andika Putra, kembali menerima penghargaan dari pihak Unit Pelaksana Layanan Terpadu (UPLT) PLN Tanjungpinang, Selasa (29/9/2026).

Penghargaan tersebut diberikan dalam momentum perpindahan tugas Manajer UPLT PLN Dabo Singkep, Suheri. Namun, lebih dari sekadar seremoni, piagam itu membawa pesan tentang hubungan kerja yang tumbuh dari intensitas peliputan, komunikasi, dan keterlibatan jurnalis dalam mengabarkan berbagai dinamika pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.

Di balik selembar piagam itu, ada jejak pemberitaan yang lahir dari lapangan—dari ruang pelayanan hingga denyut kehidupan masyarakat yang bergantung pada listrik. Karena itu, apresiasi tersebut juga dimaknai sebagai bentuk dukungan dan ucapan terima kasih kepada jajaran jurnalis IJEN yang selama ini konsisten menjalankan tugas jurnalistik di wilayah Kepri.

Rio menerima penghargaan itu dengan nada yang jauh dari kesan berlebihan. Baginya, apresiasi tersebut bukan sekadar simbol pencapaian, melainkan energi baru bagi para jurnalis untuk terus menjaga profesionalitas di tengah tuntutan pekerjaan yang tidak selalu mudah.

“Penghargaan tersebut bukan sebatas prestasi. Ini menjadi motivasi serta semangat baru bagi sosok jurnalis dalam menjalankan tugas dan fungsinya di lapangan,” ujar Rio.

Pernyataan itu menempatkan penghargaan dalam makna yang lebih luas. Bagi Rio, sebuah apresiasi akan memiliki arti ketika mampu menumbuhkan semangat untuk bekerja lebih baik, menjaga integritas pemberitaan, sekaligus memperkuat tanggung jawab pers kepada publik.

Piagam tersebut sebenarnya telah lama dinantikan untuk diterima secara langsung. Namun, keterbatasan waktu dan kondisi membuat penyerahannya baru dapat dilakukan pada kesempatan tersebut, di Kantor PLN Dabo Singkep.

“Penyerahan piagam tersebut sebetulnya sudah lama untuk bisa kami terima, namun terkendala waktu dan kondisi yang belum sempat hadir dalam penyerahan tersebut. Karena itu, penyerahan piagam dilakukan hari ini bertepatan di Kantor PLN Dabo Singkep,” kata Rio, Selasa (29/9/2026).

Momen itu sekaligus menjadi ruang pertemuan antara kerja jurnalistik dan pelayanan publik. Ketika sebuah penghargaan diberikan kepada organisasi atau insan pers, yang dihargai bukan hanya nama penerimanya, tetapi juga proses panjang di balik pekerjaan jurnalistik—mencari informasi, turun ke lapangan, melakukan konfirmasi, lalu menyajikannya kepada masyarakat.

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh pihak PLN Dabo Singkep kepada Rio Andika Putra yang diwakili Heru, selaku Team Leader Pelayanan Pelanggan dan Umum PLN Dabo Singkep.

Bagi Rio, kepercayaan tersebut tidak berhenti pada dirinya. Ia justru mengembalikannya kepada para jurnalis IJEN yang bekerja di wilayah Kepulauan Riau, terutama Kabupaten Lingga.

Ia berharap para jurnalis tetap menjaga semangat dalam menjalankan tugas jurnalistik, bekerja dengan profesional, serta memahami bahwa setiap pemberitaan membawa tanggung jawab kepada masyarakat.

“Saya berharap kepada seluruh jurnalis IJEN yang berada di wilayah Kepri, terutama di Kabupaten Lingga, agar tetap bersemangat menjalankan tugas dan fungsi sebagai jurnalis sebagaimana mestinya,” tutur Rio.

Dini hari di Dabo Singkep akhirnya menyimpan sebuah cerita sederhana: selembar piagam, sebuah penghargaan, dan pesan tentang kerja yang terus bergerak.

Sebab dalam dunia jurnalistik, penghargaan bukanlah garis akhir. Ia lebih menyerupai cahaya kecil di ujung perjalanan—cukup untuk mengingatkan bahwa setiap langkah di lapangan memiliki arti, selama dijalankan dengan integritas, keberanian, dan tanggung jawab kepada publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *