KUPANG, [BELUPOS.COM] – Siang itu, Rabu (1/10/2025), Bandara El Tari Kupang menjadi saksi kedatangan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar. Kehadirannya disambut hangat oleh Walikota Kupang bersama jajaran Forkopimda, menandai awal dari serangkaian agenda kerja di Nusa Tenggara Timur.
Kunjungan ini membawa misi besar: penghapusan kemiskinan ekstrem, penguatan ekonomi kreatif, dan peran nyata lembaga keagamaan dalam pembangunan sosial. Dari memberikan arahan dalam rapat koordinasi pengentasan kemiskinan di Sentra Efata Kupang, meninjau kegiatan pemberdayaan di Kabupaten Kupang, hingga meresmikan Gedung GMIT Center sekaligus membuka Sidang Sinode Istimewa ke-III, langkah Menko PMK terhubung langsung dengan denyut nadi masyarakat.
Agenda pun berlanjut ke dialog bersama pelaku ekonomi kreatif dan gig workers di Pantai Koepan LLBK Kupang.
Bagi pemerintah daerah, momentum ini lebih dari sekadar seremonial.
“Apa yang dibawa Pak Menko menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kami di daerah siap bersinergi dengan pemerintah pusat agar program ini benar-benar memberi dampak. NTT tidak boleh tertinggal. Inilah saatnya bangkit bersama dengan kolaborasi lintas sektor—pemerintah, gereja, dunia usaha, hingga komunitas kreatif,” tegas perwakilan pemerintah daerah.
Kunjungan ini diharapkan menjadi pijakan baru bagi NTT untuk keluar dari bayang-bayang keterbelakangan dan melangkah menuju pembangunan yang inklusif serta berkeadilan.
📰 belupos.com – Suara dari Perbatasan, Mengabarkan dengan Nurani















