banner 728x250

Asmara di Balik Papan Tulis: Jabatan Kepsek SDN 5 Pedamaran, Sebuah Romansa

OKI|BELUPOS.Com) – Di balik hiruk pikuk dunia pendidikan, tersembunyi sebuah romansa kekuasaan yang menggelitik. Pertanyaan menggelayuti jabatan Kepala Sekolah SDN 5 Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Layaknya kisah cinta yang penuh intrik, idealnya seorang kepala sekolah PNS adalah sosok dengan golongan 3C, berbekal Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS), dan sertifikat calon kepala sekolah. Namun, mungkinkah ada pengecualian, layaknya dua hati yang dipertemukan takdir di tengah perbedaan?

Drs. H. Marlian, seorang pemerhati pendidikan di Kabupaten OKI, mengungkapkan, “Idealnya memang harus 3C dan memiliki sertifikat cakep (calon kepala sekolah).” Namun, seperti halnya cinta yang tak mengenal batas, golongan 3B pun dapat menjadi nahkoda di sekolah terpencil, tempat hati nurani lebih berbicara daripada formalitas.

Sri Astuti, S.Pd, Kepala SDN 5 Pedamaran yang baru saja menjabat, bagaikan tokoh utama dalam kisah ini.

Berdasarkan informasi yang beredar, ia memiliki golongan 3B. Meski demikian, SDN 5 Pedamaran bukanlah sekolah terpencil, melainkan sekolah favorit dengan jumlah siswa terbanyak di Kecamatan Pedamaran. Sebuah ironi, ataukah takdir yang sedang bermain-main?

Ahmad, M.Pd, Kabid Sekolah Dasar Dinas Pendidikan OKI, berujar singkat, “Aturan untuk jadi kepala sekolah golongannya 3C. Tapi kalau tidak ada guru yang memiliki golongan 3C boleh juga 3B.” Sebuah celah dalam aturan, ataukah ruang bagi cinta untuk tumbuh di tempat yang tak terduga?

Ketika Sri Astuti, S.Pd, dikonfirmasi melalui sambungan telepon, sang suami tampil sebagai pahlawan yang melindunginya. Dengan nada tegas namun penuh kasih, ia berkata,

“Kami jadi kepala sekolah bukan karena kami melamar. Tetapi kami dapat SK dari Dinas Pendidikan, dan ini amanat dari Bupati OKI, Munchendi.”

Sebuah pembelaan yang membangkitkan rasa ingin tahu, namun sayang, ia enggan menjawab pertanyaan terkait golongan jabatan Sri Astuti. “Soal itu kami tidak mau menjawab,” ujarnya, meninggalkan misteri yang menggantung di udara.

Lantas, apakah jabatan Kepala Sekolah SDN 5 Pedamaran ini adalah sebuah romansa kekuasaan yang penuh intrik, ataukah sebuah takdir yang telah digariskan? Hanya waktu yang dapat menjawabnya.

banner 325x300
Penulis: TimgwpEditor: Agustinus Bobe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *