banner 728x250

Api Keadilan di Kayuagung: Kejari OKI Musnahkan Barang Bukti, Bupati Ajak Bersinergi Melawan Narkoba

OKI |BELUPOS.Com]– Asap mengepul di halaman Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (27/8/2025). Di sana, puluhan barang bukti hasil kejahatan—dari narkotika hingga senjata api—dimusnahkan dalam sebuah upacara yang sarat makna. Tindakan tegas itu menjadi penegasan bahwa hukum tak sekadar menghukum, tetapi juga melindungi.

Pemusnahan ini mencakup periode Januari–Agustus 2025. Ridho Hariawan, Kasi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti Kejari OKI, dalam laporannya menegaskan tujuan utama kegiatan ini adalah mencegah barang bukti jatuh ke tangan yang salah.

Narkoba, Senjata, dan Pisau Keadilan

Untuk kasus narkotika, terdapat 63 berkas dengan barang bukti sabu-sabu sebanyak 440 paket kecil seberat 247,678 gram, serta ekstasi sebanyak 93 butir dengan berat 28,481 gram. Semua dihancurkan dengan blender, dicampur deterjen hingga tak berbekas.

Sementara itu, 9 pucuk senjata api beserta 30 butir amunisi dimusnahkan dengan cara dipotong menggunakan gergaji besi dan dikubur. Begitu pula dengan 65 senjata tajam dari 55 berkas perkara, dihancurkan agar tak lagi melukai. Barang bukti lain, termasuk pakaian dan perlengkapan dari 197 berkas, dibakar hingga abu.

Syukur dan Peringatan Tegas

Kepala Kejaksaan Negeri OKI, H. Sumantri, S.H., M.H., menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut.

“Setiap barang bukti yang kita musnahkan hari ini adalah bukti kerja keras aparat penegak hukum. Pemusnahan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah untuk menghindari hilangnya barang atau dimanfaatkan oknum. Semua barang ini sudah berkekuatan hukum tetap,” tegasnya.

Bupati: “Ini Tugas Kita Bersama”

Hadir dalam kegiatan itu, Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki menekankan bahwa pemusnahan barang bukti adalah ujung dari rangkaian panjang penegakan hukum.

“Untuk mengungkap kasus, apalagi narkoba, bukan perkara mudah. Hari ini kita menyaksikan kejaksaan menuntaskan babak terakhir: memusnahkan barang bukti yang sudah inkracht. Terima kasih atas kerja keras semua pihak,” ujarnya.

Muchendi menekankan pentingnya langkah preventif yang melibatkan semua unsur, bukan hanya aparat hukum.

“Yang dirusak narkoba bukan hanya fisik, tapi juga masa depan generasi. Karena itu, kita harus sinergi—APH, BNK, sekolah-sekolah—dari SD hingga SMA. Sosialisasi, edukasi, dan kampanye harus terus kita dorong. Dengan kebersamaan, narkoba bisa kita kurangi, bahkan kita hilangkan dari OKI,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan harapan bahwa kerja keras ini bukan sekadar tugas kedinasan, melainkan juga ibadah.

“Semoga langkah ini menjadi ladang pahala, bukti bakti kita pada negeri, dan ikhtiar menjaga masa depan anak-anak OKI dari racun narkoba,” pungkasnya.


 

banner 325x300
Penulis: ErpiEditor: Agustinus Bobe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *