JAKARTA | BELUPOS.Com)– Di jantung ibu pertiwi, tepatnya di Istana Kepresidenan yang megah, hadir seorang putra daerah dari ujung Nusa Tenggara Timur. Yosep Falentinus Delasalle Kebo, Bupati Timor Tengah Utara (TTU), berdiri dengan harapan membara, menghadap Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Letjen (Purn) Anto Mukti Putranto. Pertemuan pada Rabu (10/9/2025) itu menjadi saksi bisu perjuangan seorang pemimpin daerah yang gigih memperjuangkan kemajuan wilayahnya.
Bukan sekadar pertemuan formalitas, namun sebuah dialog dari hati ke hati. Bupati Falen, sapaan akrabnya, dengan lugas memaparkan potensi strategis yang dimiliki Kabupaten TTU. Sebuah wilayah yang menyimpan asa, namun masih memerlukan uluran tangan dari pemerintah pusat.
Pelabuhan Wini, urat nadi perekonomian TTU, menjadi fokus utama. Bupati Falen berharap, infrastruktur pelabuhan ini dapat ditingkatkan, membuka pintu bagi investasi dan perdagangan yang lebih luas. Tak hanya itu, sektor kesehatan pun menjadi perhatian serius. RSUD TTU, garda terdepan pelayanan medis, membutuhkan penguatan agar mampu memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat.
“Pembangunan di sektor-sektor ini adalah kunci,” ujar Bupati Falen dengan nada penuh keyakinan. “Dengan infrastruktur yang memadai, layanan kesehatan yang berkualitas, dan sektor pariwisata yang berkembang, kita dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat TTU.”
Pertemuan itu semakin istimewa dengan kehadiran Fransiscus Go, seorang pengusaha asal NTT yang memiliki kepedulian besar terhadap pembangunan daerahnya, serta Simon Petrus Kamlasi, tenaga ahli Kementerian Pangan yang memberikan perspektif strategis terkait ketahanan pangan. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai jalannya diskusi.
Kepala Staf Kepresidenan, Anto Mukti Putranto, menyambut baik setiap usulan yang disampaikan. Ia bahkan menyatakan komitmennya untuk meninjau langsung pelaksanaan program pemerintah di Kabupaten TTU. Sebuah angin segar bagi masyarakat TTU yang telah lama menantikan perhatian dari pusat.
Bupati Falen berharap, pertemuan ini bukan hanya sekadar seremonial belaka. Ia ingin agar TTU mendapatkan dukungan nyata dari pemerintah pusat, sehingga berbagai program pembangunan dapat terlaksana lebih cepat dan tepat sasaran. Mimpi tentang TTU yang maju dan sejahtera kini semakin mendekati kenyataan.















