banner 728x250

Prof Dr KH Sutan Nasomal: Presiden Harus Turun Tangan Atasi Dilema Ojol

JAKARTA |BELUPOS.Com)– Persoalan transportasi daring, baik motor maupun mobil, kembali menjadi sorotan tajam. Prof Dr KH Sutan Nasomal, S.H, M.H, pakar hukum pidana internasional dan ekonomi, menyebut kondisi para pekerja ojek online (ojol) kian terjepit oleh aturan yang tak berpihak.

“Sudah saatnya Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan langsung Menteri Perhubungan bersama DPR untuk duduk satu meja, mencari solusi yang nyata. Masalah ini tidak boleh lagi diulur, karena nasib rakyat pekerja ojol taruhannya,” ujar Sutan Nasomal kepada para pemimpin redaksi media, Rabu (10/9/2025), di Jakarta, melalui sambungan telepon.

Ia menilai, selama bertahun-tahun, kasus demi kasus justru semakin membebani driver maupun konsumen. Pemotongan tidak resmi, program aplikator yang merugikan, hingga minimnya perlindungan hukum membuat profesi ojol berjalan di atas penderitaan.

“Demo demi demo hanya menghasilkan janji, sementara suara rakyat pekerja ojol seakan lenyap ditelan kepentingan segelintir pengusaha,” kata Sutan dengan nada getir.

Tuntutan Pekerja Ojol yang Didukung Prof Sutan Nasomal

  1. Mendesak agar RUU Transportasi Online segera dibuat.
  2. Potongan aplikator maksimal 10 persen.
  3. Regulasi tarif antar barang dan makanan.
  4. Audit investigatif potongan 5 persen yang diambil aplikator.
  5. Menghapus program merugikan driver (Aceng, slot, multi order, member).
  6. Memberhentikan Menhub yang dinilai pro aplikator dan menggantinya dengan yang pro rakyat.
  7. Mendesak Kapolri mengusut jatuhnya dua korban jiwa ojol pada 28 Agustus 2025.
  8. Bonus THR bagi driver.
  9. Santunan kematian, bantuan biaya pengobatan, serta bantuan hukum bagi driver korban kecelakaan.

Menurut Sutan, bila pemerintah dan DPR tak segera merespons, maka Presiden RI wajib mencabut izin perusahaan aplikasi yang terbukti melakukan pungli dan merugikan masyarakat.

“Negara hadir bukan untuk menjadi penonton, tetapi untuk memberi perlindungan. Jika ada perusahaan besar yang mau tunduk pada aturan dan mendengar suara rakyat, biarlah mereka yang diberi ruang. Ojol adalah denyut ekonomi rakyat kecil, jangan sampai mereka terus dikorbankan,” pungkasnya.


🌍 Versi Multibahasa

Bahasa Indonesia

(versi utama di atas)


Tetun – Timor Leste

Prof Dr KH Sutan Nasomal: Prezidente Tenke Sai ba Solusaun Problema Ojol

Jakarta, Belu Pos – Problema transportasi online, motor no mobil, seidauk remata. Prof Dr KH Sutan Nasomal SH, MH, experto iha lei penal internasionál no ekonomista, hateten katak situasaun motorista ojol hetan presiun boot husi regulasaun ne’ebé la suporta sira.

“Agora mak tempu prezidente Prabowo Subianto komanda direitamente Ministru Transportasi ho Parlamentu atu buka solusaun. Problema ida nee la bele husik hela tanba moris povu motorista ojol mak iha laran,” Sutan hatete liu husi telefone, Loron 10/9/2025.

Sutan husu atu Governu no DPR halo lei transportasi online, hatuur tarif ne’ebé juste, no fo seguransa ba motorista.


English Version

Prof Dr KH Sutan Nasomal: President Must Intervene in the Ojol Dilemma

Jakarta, Belu Pos – The debate over online transportation, both motorcycles and cars, has become a chronic issue. Prof Dr KH Sutan Nasomal SH, MH, an expert in international criminal law and economics, emphasized that ojol workers are increasingly trapped by unfair rules.

“It is time for President Prabowo Subianto to directly instruct the Minister of Transportation and the Parliament to find a real solution. This problem can no longer be delayed, because the lives of ojol workers are at stake,” said Sutan in a phone call with editors on Wednesday (Sept 10, 2025).

He stressed that the government must draft an Online Transportation Law, regulate fair tariffs, reduce exploitative cuts by apps, and ensure social protection for drivers.


中文 (Mandarin)

苏丹·纳索马尔教授:总统必须介入解决网约车困境

雅加达,《Belu Pos》 – 印尼网约车问题(摩托车和汽车)多年未解。国际刑法与经济学专家苏丹·纳索马尔教授(Prof Dr KH Sutan Nasomal SH, MH)指出,司机和用户一直承受沉重负担。

“现在是佐科威总统普拉博沃·苏比安托必须直接下令交通部长和国会一起寻找真正解决方案的时候了。因为这是老百姓生计的问题,” 苏丹在 2025 年 9 月 10 日接受电话采访时表示。

他呼吁制定网约车法律,规范收费标准,限制平台抽成,并为司机提供社会保障。


 

banner 325x300
Penulis: L24Editor: Agustinus Bobe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *