Berita UtamaHukum & KriminalLensa PerbatasanPolkamwarta Kota

Hari Juang Polri, IJEN Serukan Sinergi Jurnalis-Polri

38
×

Hari Juang Polri, IJEN Serukan Sinergi Jurnalis-Polri

Sebarkan artikel ini

SURABAYA |BELUPOS.Com— Setiap 21 Agustus, sejarah kembali mengingatkan perjalanan panjang insan Bhayangkara dalam menjaga keamanan, melindungi masyarakat, dan merawat ketertiban di tengah perubahan zaman.

Peringatan Hari Juang Polri 2026 pun tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan. Bagi Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Jurnalis Independen Nusantara (IJEN), momentum tersebut menjadi ruang untuk meneguhkan kembali nilai pengabdian sekaligus merawat hubungan konstruktif antara kepolisian dan insan pers.

Ketua Umum DPP IJEN Ali Maskur menyampaikan ucapan Selamat Hari Juang Polri 21 Agustus 2026 kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia di seluruh Nusantara.

IJEN memberikan apresiasi kepada anggota Polri yang terus menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam menjaga keamanan, ketertiban, memberikan perlindungan, serta melayani masyarakat di tengah tantangan yang semakin kompleks.

“Peringatan ini harus menjadi momentum merawat sinergi Jurnalis-Polri,” ujar Ali Maskur, Jumat (21/8/2026).

Merawat Pengabdian, Menjaga Kepercayaan

Menurut Ali, Hari Juang Polri semestinya menjadi momentum untuk memperkokoh nilai pengabdian, integritas, profesionalisme, disiplin, serta semangat melindungi dan mengayomi masyarakat.

Nilai-nilai tersebut, kata dia, merupakan warisan perjuangan para pendahulu yang perlu diteruskan melalui pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, responsif, dan berkeadilan.

“Para pendahulu harus menjadi energi untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik, profesional, humanis, responsif dan berkeadilan kepada seluruh masyarakat Indonesia,” tegas Ali.

Ia mengingatkan, Hari Juang Polri tidak semestinya berhenti pada perayaan dan ucapan seremonial. Peringatan tersebut harus menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan panjang institusi kepolisian sekaligus mengevaluasi kualitas pengabdian kepada masyarakat.

“Tantangan ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan personel Polri yang profesional, berintegritas, presisi, humanis,” kata Ali.

Pers dan Polisi dalam Ruang Publik

Dalam konteks kehidupan demokratis, sinergi antara jurnalis dan kepolisian memiliki ruang penting. Polisi membutuhkan komunikasi publik yang terbuka agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat, sementara pers membutuhkan akses informasi yang bertanggung jawab untuk menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional.

Sinergi tersebut bukan berarti menghilangkan sikap kritis pers. Sebaliknya, hubungan yang sehat dibangun melalui komunikasi, keterbukaan, penghormatan terhadap hukum, serta kesadaran bahwa kepentingan utama keduanya adalah masyarakat dan kepentingan publik.

Atas dasar itu, IJEN menyatakan akan terus membangun komunikasi dan sinergi positif dengan jajaran kepolisian di seluruh Indonesia. Organisasi tersebut juga menyatakan dukungan terhadap tugas dan program Polri sepanjang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Bagi IJEN, hubungan jurnalis dan polisi tidak cukup hanya dibangun ketika terjadi peristiwa besar. Ia perlu dirawat dalam keseharian, melalui komunikasi yang sehat dan saling menghormati.

Ali kemudian menyampaikan pesan kepada seluruh anggota Polri yang memperingati Hari Juang Polri 2026.

“Selamat Hari Juang Polri 2026. Teruslah menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dengan semangat Presisi dan penuh integritas,” tutup Ketua Umum IJEN asal Kabupaten Tuban tersebut.

Di antara tuntutan zaman yang terus berubah, Hari Juang Polri mengingatkan satu hal: seragam dan pena berada di ruang yang berbeda, tetapi keduanya bertemu pada satu tujuan—menjaga kehidupan publik agar tetap aman, terbuka, dan bermartabat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *