banner 728x250

Prof. Dr. Sutan Nasomal Minta  Presiden Evaluasi atau Hentikan Program MBG untuk Hindari Korban Massal

 

 

Prof. Dr. KH Sutan Nasomal, S.H ,M.H, pakar hukum pidana internasional dan ekonom, meminta Presiden RI Prabowo Subianto untuk segera mengevaluasi atau menghentikan program MBG yang dinilai berisiko menimbulkan korban keracunan massal di kalangan pelajar Indonesia

 

JAKARTA |BELUPOS Com)– Program MBG yang diwacanakan sebagai perhatian pemerintah terhadap gizi masyarakat Indonesia dari Sabang hingga Merauke dinilai memiliki dampak negatif yang serius.

“Meskipun niat baik pemerintah sangat jelas, kenyataannya program ini berpotensi menyengsarakan obyeknya sendiri,” ungkap Prof. Dr. KH Sutan Nasomal,S.H,M.H saat memberikan keterangan melalui sambungan telepon dari Markas Partai Oposisi Merdeka di Jakarta, 24 September 2025.

Dia menegaskan perlunya Presiden Prabowo Subianto untuk menugaskan Menteri Kesehatan beserta para pakar gizi dan kesehatan guna mengkaji ulang program MBG agar tidak membahayakan pelajar.

Kasus keracunan bahkan kematian akibat konsumsi MBG beracun atau berkualitas rendah sudah terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

“Korban sudah mencapai ratusan ribu orang, sebuah angka yang tidak bisa kita abaikan,” ujarnya.Prof. Nasomal juga berterima kasih atas niat tulus Presiden yang ingin menghadirkan negara bagi para pelajar melalui program ini.

Namun ia mengingatkan, adanya oknum-oknum yang merusak tujuan program dengan memberikan makanan yang basi atau bahkan mengandung hama seperti belatung dan ulat, harus segera diatasi.Dia menegaskan bahwa program MBG harus dihentikan demi menjaga nama baik Presiden dan keselamatan siswa.

“Masih banyak solusi lain seperti menghadirkan dokter ke sekolah untuk pemeriksaan kesehatan serta kerja sama yang bermanfaat bagi anak-anak pelajar,” tuturnya.Prof. Nasomal juga mengingatkan risiko kematian yang mengancam anak-anak di daerah pedalaman yang jauh dari fasilitas kesehatan, saat keracunan menimpa mereka.

“Jarak tempuh menuju puskesmas atau rumah sakit bisa mencapai 5 hingga 10 jam, bagaimana nasib mereka?” katanya.

Program MBG, menurut Prof. Nasomal, sudah saatnya dihentikan tanpa perlu ada evaluasi lebih lanjut demi keselamatan pelajar Indonesia.

“Dengan tidak mengurangi rasa hormat atas niat mulia Presiden, namun program MBG yang beracun dan tidak layak ini bisa berubah menjadi ancaman nyata bagi nyawa pelajar kita,” – Prof. Dr. KH Sutan Nasomal, S.H, M.H.

TaglineBelupos.com – Suara Rakyat dari Perbatasan untuk Nusantara

banner 325x300
Penulis: L24Editor: Agustinus Bobe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *